Sabtu, 25 Mei 2013

][MAHKOTA CINTA][

Teramat aku jaga penuh agung dan suci
Takkan pernah berdusta dan ternodai
Oleh ucap kebohongan dan ingkar janji
Sumpah aku pada illahi pencipta bumi,,

Sekali cinta tetap cinta untuk selamanya
Akan terjaga dan terus berharap bersama
Mengenakan mahkota cinta ratu dan raja
Tetap berpegang pada keyakinanNya,,

Subbhannaallah,,

Selalu ada jalan ditiap bertakbir doa
Seindah mihrab ayat-ayat cintaNya
Sanjung kata pada pemilik semesta
Seindah takdir merestu jalan asmara,,

Terbingkai sosok cinta aku kepadamu
Terbersit gelora dahaga aku kepadamu
Tiada lain selain menuju aku kepadamu
Terjerat jiwa bersarang aku kepadamu,,

Pada satu hakikat cinta nan menjerat
Jiwaku bermunajat rasa nan melekat
Seperti rindu terpaut nan mengikat
Memakai mahkota cinta nan hebat,,

Rabu, 22 Mei 2013

_SAKARATUL MAUT_

Sunyi jelang gelap caya mata meredup
Hilang tertelan lenyap angin bertiup
Sekujur tubuh terdekap duka meratap
Sakaratul maut melahap jiwa penyap,,

Penghabisan kehidupan dipusara dunia
Lenyai seketika diujung mati mendera
Pembuluh jiwa melekat ke alam baka
Kala malaikat mencabut nyawa manusia,,

Teramat ngeri sukma teriak histeris
Terbaring raga hingga membusuk
Pun menyisakan tulang nan tandus
Termakan cacing dan semut menyidik,,

Jiwa gontai dan terantai berlumur dosa
Berhadapan dengan juta tanya jawabNya
Antara dua pintu neraka dan pintu surga
Hanya Tuhan nan kuasa menentu umatNya,,

Dibalik sakaratul maut nan terpahat
Tersimpan kisah kelam nan terpaut
Sungguh tersiksa pedih nan teramat
Tiada mampu terungkap lewat mulut,,

Kamis, 16 Mei 2013

**KANGEN**

Disudut malam terbusur geliat hampa
Serentak mencekam asa mengudara
Teringat sosok tentram sentuh jiwa
Memanggil sulam nama nan tereja,,

Tertegun lembam raut wajah
Belenggu dalam kangen kasih
Asmara melanglang nan curah
Berbekal ujian nan kian putih,,

Membusur dinding hati dalam pelajaran
Mengartikan utas nurani dalam kesabaran
Menunggu cinta sejati dalam pelukan
Mengarungi dunia berisi dalam kepastian,,

Duhai cinta berpusara dan riuh kangen
Disini berkisar sukma dera perjalanan
Menggamit naluri asa ucap kesetiaan
Melengang menyeru kata kesejatian,,

Entah malam berganti siang bergulir
Cinta kian menjelma berbunga mekar
Pun takkan pernah sirna dan membuyar
Seperti rasa kangen nan kian berakar,,

^^SARANGHEO^^

Tersingkap sebuah bisik aku cinta padamu
Sekuat dan semampuku menuju langitmu
Mengawan putih cintaku serupa cintamu
Menghias bingkai hatiku diputaran waktu,,

Lambungkan angan cita kita berdua
Melangkah disinggasana roda dunia
Menimbun harta cinta kita bersama
Biar terpetik mimpi asa bertabur doa,,

Terlantun senandung sarangheo
Mewakilkan perasaan diseantero
Jagat semesta jiwa bak romeo
Berkata cinta pada juliet angelo,,

Bersayap keseimbangan
jiwa dan cinta
Sedalam samudera laut yang bermakna
Rengkuh tabatan hingga ujung dunia
Memisahkan kita sesaat tuk berjumpa,,

Kembali terucap sebuah ketulusan hati
Menggurai benang asih menyulam janji
Semekar bunga berbuah pedoman suci
Ucap sarangheo kasih pemintal sejati,, 

Minggu, 12 Mei 2013

^_^ SEMANGAT ^_^

 

Suasana pagi datang menjelang
Tuk himpun semangat benderang
Seperti sinar mentari menyalang
Bangkitlah jiwa-jiwa gemunung,,

Raih mimpi nan tinggi tercipta
Bertabur juta pelangi berwarna
Secerah jiwa rengkuh cahaya
Iringi dengan segala doa-doa,,

Sejernih embun pagi merekah
Damailah suasana hati bernoktah
Penuh semangat hari tertempuh
Kasih sejuang mencari berkah,,

Meniti rasa tenun jiwa semangat
Membara nan tercipta mengerat
Mengiringi buah asa nan terajut
Membawa pada cahya memberkat,,

Poles senyum di pagi nan cerah
Panjat tentram doa nan kasih
Pemintal angan hati nan jernih
Pemulung semangat dari Allah,,

# GEMA SYUKUR #

Guna insan bertafakur nan syukur
Mengucap doa sekitar jiwa melebar
Kelapangan hati berakar asa menyebar
Lelaku insan segores nan menyabar,,

Bersinar cahaya langit benderang
Menghiasi insan seperti gemintang
Jiwa diridhoi oleh maha cipta agung
Kala nyanyian ayat doa bersenandung,,

Berucap gema syukur bersahaja
Memuja dan memuji sang kuasa
Berlafaz noktah wangi mutiara
Menasbih dalam mihrab ayatNya,,

Tersiar disepenjuru alam duniaNya
Berkumandang syahdu cintaNya
Mendamaikan suasana jiwaNya
Melekat erat menyentuh hatiNya,,

Karna semua tiada lain adalah milikNya
Bagi insan nan berpikir jernih jiwaNya
Patutlah insan mohon atas jalanNya
Untuk berpandai gema syukur dzatNya,,

Selasa, 07 Mei 2013

_MAYAT_


Kisah ini kisah itu kita biadab
inikah maut hitam pelahap
mengisahkan warna gelap
dibalik atma nan siap menyergap
bayangnya nan rapuh tergegap,,

berbisik sayat-menyayat raga
hancur berkeping-keping atma
merah darah membasahi asa
lengkung sabit cucurkan airmata
beroleh belaian angin neraka,,

dalam embun bereka senja
menyerpih tulang dari wajahnya
berbalut tengkorak tak bernama
hanya cacing mengendapinya,,

ditutup maut bernama mayat
terkorek tanah hitam berkabut
meliput jasad nan terkapar maut
kadangkali redup-redup bangkit
buaikan alam roh nan menjerit,,

kehidupan tinggallah bangkai
mencekik di tiap-tiap tragedi
dengus binatang jalang berbunyi
melulung mati menyeru bumi,,

~POTRETMU~

Terkenang indah selalu raut wajahmu
Menyisahkan gambaran indah potretmu
Tersimpan selalu saat aku merindukanmu
Membayang selalu sgala poles senyummu,,

Tergiang membenakiku dimalam sunyi
Terbuka pengharapanku lewat memori
Tersentuh kehidupanku bertirai nurani
Terhanyut laksa kalbuku ingin menemani,,

Sosokmu nan lingkupi cahaya terang batin
Tersuguh bait terberai kepada kecintaan
Betapa jiwa dan hati penuh kesungguhan
kepadamu segala hidup kupertaruhkan,,

Menabur wangi sejelma kesabaran
Meniti asa merajut jiwa kehidupan
Siang-malam menjaga kesetiaan
Berteman bayang sejuta impian,,

Bersama potretmu nan tercantik
Senyum manja segitu nan elok
Bersama kita mendaki puncak
Hingga tercapai surga bermanik,,

¤SYAIR BERDARAH¤

Menggentar sel dinamit kecamuk hati
Mengandung jejak saga menyala api
Menabuh genderang bunyi panji-panji
Menggelegar riuh gagak hitam lingkupi,,

Gejolak bara sedidih sel panas darah
Menganyir sengat labil menggaduh
Bermata juling berakal pekik amarah
Sedentum nyala kesal kian membuncah,,

Cipratan darah mewangi basahi raga
Lawan tersungkur mati dan binasa
Mengertak tanding nyali membara
Berkoar perang menguji manusia,,

Lautan merah darah tergenangi
Berserak-serak dan berumbai-umbai
Nyawa melayang kikis dan mati
Sisakan ranah merah nan tak berarti,,

Kalah dan menang tinggalkan nama
Sebab kehidupan hanyalah sementara
Pun tiada luput dari kebinasaan jiwa
Kala darah menyurut tinggallah kerangka,,

Jumat, 03 Mei 2013

~RIDHO ILLAHI NAN BERNAFAS~

Resah mengandeng atma
Berbulir bara gersang rasa
Menyungkup sekuat baja
Tertanam di dalam sukma,,

Menari-tarian gelita menampak
Membutakan netra mengonak
Membius pusat saraf menombak
Mengernyitkan dahi diujung kesak,,

Taburkan aroma pahit mengeliat
Bungkam seribu sepi memahat
Membuang segala uji menyulit
Singkirkan para antek pengecut,,

Penghabisan madah ksatria
Bertameng kesejatian namaNya
Membela yang benar dihatinya
Setajam sebilah pedang tertempa,,

Mengibarkan bendera putih
Selayak kaum insan terkasih
Menggembala akhlak tercurah
Sejatinya rasa dalam noktah,,

Melarutkan hati hitam hingga kikis
Terbuang dan sirna sampai terhapus
Kegersangan atma nan hangus
Terbasuh ridho illahi nan bernafas,,

"."GOTHIC ROMANCE"."

Selayang malam gelap menghampiri
Dimana tenggelam jiwa menyelingkupi
Mencari secerca temali nan mengekori
Seindah sunyi menjelma melingkari,,

Gothic romance meriuh terkenang
Diserbak rangsang basah pimping
Berasa suatu langkah menguncang
Diserba agung bersuluh gemunung,,

Menghimpit janji berpita merah darah
Sehidup-semati bersama melangkah
Arungi segala belantara mengisah
Berkembang ria di antara pelabuh,,

Tiada sukar indah elok kisah tertepis
Jelma rasa menggamit takkan pupus
Sekuat bayang nan tereja dramatis
Membersitkan segala ria hati halus,,

Menyergap bersumber gemilang
Mengecap suara tegar bertandang
Menyeringai gothic romance agung
Membelenggu insan nan melenggang,,

Kamis, 02 Mei 2013

~BANDARA SAKSI BISU~

Hujan berlinang dilangit nan tercurah
Mendinginkan pori-pori dan tubuh
Ratap gelapnya malam menangadah
Tergenggam erat tangan kita bersuah,,

Tatkala menuju bandara saksi bisu
Melepas romansa cinta menyeru
Berpeluk erat terkecup keningmu
Masih terasa disetiap hari-hariku,,

Mengenggam lembut jemari tanganmu
Disepanjang jalan nan terbentang indah
Menampak senyum mengungkai kalbu
Tertatap bola mata berseri dan mencurah,,

Damaikan jiwa berkerlip gemintang
Seumpama kicep mata mengoda
Hanyutkan hati di buai gemunung
Selaras tentramnya nan tercipta,,

Setinggi dan besarnya khayal bersamamu
Semoga terwujud asa menghantar doaku
Disetiap perjalanan kita nan takkan berlalu
Tercantum dikedalaman
bandara saksi bisu,,

Ketika melebar-debar ruang cinta
Mengucapkan kata janji untuk setia
Tetap menunggu sampai berjumpa
Kembali dua jiwa dan dua raga,,