Selasa, 30 April 2013

_KIDUNG MALAM_

Berderai sunyi-sepi nan mencekam
berderetan bunyi kidung malam
sejelma kekaburan nan temaram
menghempas masa jiwa nan suram,,

Kembali getir mendera isi sanubari
terkenang belukar peri membayangi
kala tiada sesegar buih menyangsai
hilang tegar beraroma mengambangi,,

Kidung malam suara jeritan hati
berfatamogarna nafak tilas ilusi
menyungkup kalbu rantai kaki
berbayang mimpi nan menghantui,,

Biar rintih hati berteman seorang diri
belenggu lantai taman merbak wangi
melengang jumput asa membadai
kabut kegelapan nan menampaki,,

Tercurah kidung malam menghentak
hinggapi kalbu berbunyi serentak
melawan kepedihan nan menyesak
singkirkan pilu dan duka bertombak,,

Kabut malam buat yang terampil
jabat salam buat yang metal,,

Senin, 29 April 2013

_ _SYAIR GELAP_ _

Kala merekah fajar menguap
matanya mati mereka tutup
terurai ayat-ayat syair gelap
terlantun dari lisan menguap
cahaya jiwa hilang penyap,,

Bayang-bayang hitam si mati
berbentuk jasad terbengkalai
benamkan seribu bunyi sepi
bias alam roh sunyi menampaki,,

Hujan gelagat badai bergelegar
runyam melintasi jenak pikir
terpojok liang-liang kubur
mengamitkan kematian meluncur
iringi sebuah cerita masa takdir
gerak tubuh nan berakhir,,

Doa mengiringi kematian manusia
terambing dalam bayang sepinya
duhai tuhan sang pencipta
mengambil kembali nafas kita,,

Lenyai berserpih bak debu
menjelma menjadi hantu
segerak salam dunia semu
berpamitan bisu atas titahMU,

_BERSERAH DIRI_

Tersingsingkan teramat gitu terasing
memenggal sepucuk asa berdencing
tiada luput berserah diri pada agung
pecipta langit dan bumi melengkung,,

Berputar lingkaran dari kehidupan
menakdir jiwa penuh kegersangan
belukar runyam silih bertentangan
se'akar kelumit bumbu-bumbu ujian,,

Seringkali terdapati gitu terhina
acapkali bergelar tak berpunya
sangsai buih sebongkah realita
adakalanya menciutkan jiwa,,

Berserah diri pada maha kuasa
mengepal lantunan ayat doa
berdasar titian melebur dosa
ubahlah haluan hidup hamba,,

Tiada daya bila miskin segalanya
bukalah pintu berkah dan rezeki
memohon dan bergerak hamba
menuju kasihNya tuk berserah diri,,

Selafaz hembusan nafas menghela
mengharap setitis buah anugerahNya
terjatuh dan merahmati segala doa
terkecap beriring menyebut namaNya,,

Minggu, 28 April 2013

^SEJUTA KETULUSAN^

Sedapat rasa mendayu mengalun
sedebar cinta merayu keindahan
sewaktu kita memukau kebersamaan
sentuh jiwa langkahku ketujuan,,

Mengenggam seterang cahaya
mengamit sekantong prosa
menyungkup dengung cinta
menghantar pimping prasa,,

Tertulis perindu coret-moretnya
tereja di dinding lekat semesta
terhampar kian kelebat dua jiwa
terangkum dan terpaut kasihNya,,

Atas nama cinta nan tersingkap
alangkah indahnya menyungkup
alam cinta dan tak pernah redup
ada secarik sinar cahaya berdegup,,

Mengurun pasir dipesisir dua hati
mengembang caya sinar membelai
menghantui hati kelekar membasahi
merajut bayang mekar menerangi,,

Daku nan menyibak tirai pintu hatimu
dalam selekat menyintai karismamu
dan seluruh kedambaan pesonamu
dengan sejuta ketulusan dari hatiku,,

~*~KSATRIA SEJATI~*~

Dengan nafas terhirup udara cinta
berasa-rasanya berasal provenca
mengirang segala asa dan merona
sedari segara hingga durensa ria,,

Tercipta prakerti ksatria sejati
menuntun bakti perwira panji
seteguh murni perkasa terhuni
kedalaman hati dan jiwa suci,,

Tertempa bereka rasa asih dan asah
sungging senyum tulus dari wajah
isyarat kebaikan sejati nan tercurah
berbekal asma-asma nafas allah,,

Ksatria sejati istirah nan terjaga
di antara deras arus dan venca
cakap bahasa lisan nan bicara
penuh tutur segan dan wibawa,,

Bersolek batin sepojok suka-ria
menolong sesama penuh cinta
gairah jiwa nan takkan tersia-sia
mengulur tangan sesama makhlukNya,,

Sabtu, 27 April 2013

~CENGKAMAN DUKA~

Termenung sepi
pelita malam semakin menepi
membawa seraut wajah buram
dalam diri
menyulam tentang sajak ini,,

Menyenandungkan kemelut
resah yang memanggut
tak terhingga berkelebat
bayang tak
mungkin bangkit,,

Maka dengarlah
derai air matapun cucurlah,,

Mengiba dan layu seketika itu
juga
dan bila diri kusangka dalam
cengkaman duka,,

^N^O^N^A^

Kalimat ini kupersembahkan
untuk nona,,

nona yg terindah dan tercantik
meninggalkan masa kanak-kanak
berdiri dengan indahnya lekuk-
lekuk
mengoda disetiap gerak-
menampak,,

binar mata yg sayup menawan
serta bibir merah berdesisan
terpoles bak ratu idaman
berwangi kembang setaman,,

tergerai rambut panjang
mengoda
lentik jemari nona kian dewasa
bertabur senyum mempesona
memikat para hati kaum pria,,

duhai nona bersuara manja
luluhkan setiap hati pemuja
dirimu di berbagai dunia
memuaskan hasrat sepasang
mata,,

tatkala lembut bahasa kalbumu
iringi jejak langkah menderu
bercahaya kilauan intan auramu
nona manis yg memukau
hakikatmu,,

_SELAMAT TINGGAL_

Berkata manis bicara terlantun
duhai engkau cinta menghancurkan
kembali puing-puing impian
nan tlah kita bina tinggallah kesemuan,,

menampaki buramnya wajah kesedihan
teringat semua lembaran kenangan
saat dahulu ada kebahagiaan
diantara kita nan berwarna keemasan,,

kini hanya tertinggal cerita berbeda
tak ubahnya maya nan tak pernah nyata
namun biarlah potret kita selamanya
berada dalam dunia maya
berserta hubungan kita nan tak mungkin nyata,,

meski kita sempat berjumpa
menyisahkan kenangan cerita
menyulam mimpi nan sirna
menyadarkanku dari khayalNya,,

berulangkali terpukul kecewa
namun entah mengapa cinta dalam jiwa
selalu memaafkanmu dinda
hingga batas asa ini habis tiada,,

rupanya kebersamaan ini tak ada artinya dimatamu,,

begitu cepatnya kau ubah segala cerita tentang mimpiku dan mimpimu,,

selamat tinggal dinda raihlah cita-citamu
kutahu diriku hanyalah parasit dalam hidupmu.

Rabu, 24 April 2013

~*~PENGANTINKU~*~


Tergerai rambut wangi kasturi
terhanyut belai lengan merabai
teruntuk hati mengeja maghligai
tertekur kembali asa menyemai,,

Pengantinku berbilang sayang
menganyam bubungan bintang
kala terengkuh tangan berpegang
saling memeluk tubuh terpandang,,

Tersunting empat netra nan mesra
bersari serba merangkul dua jiwa
suatu ciuman bermekar bunga cinta
sepanjang malam kian dera-melena,,

Duhai pengantinku nian tercinta
terkecup keningmu nian prasa
terbawa bayangku nian gelora
terang sahajamu nian membara,,

Lekaslah kau dipelukku bermukim
tempati istana hatiku nan tentram
wahai pengantinku nan menyumblim
bersama kita akan lalui musim-musim,,

SPK & MSBS

Selasa, 23 April 2013

~DIAM MEMBUMI~

Aku tak ingin berkata apa-apa lagi
bila memang cukup sekian begini
maka akan aku terima dan kusudahi
segala cerita yang pernah melingkari,,

Biar terbuang semuanya berlalu dan mati
jika kekecewaanmu sungguh membumi
tak ubahnya pula tak mampu memahami
akan adat dan prilaku dari seorang lelaki,,

Aku hanya secarik insan biasa terciptai
kekurangan dan kelebihan yang terkitari
tak luput pula dari rasa amarah hati
namun ketahuilah sesal yang terjadi,,

Dalam naluri jiwaku tak sampai satu hari
dan kau tahu akan sgala semua sifat alami
yang terkadang diluar jangkau kendali
namun semua itu tak dapat kau mengerti,,

Sehingga diamkan aku bak bangkai
setega itukah kiranya sesosok diri
hanya karna masalah tak berarti
engkau diam begitu membumi,,

Aku masih berdiri teguh untuk setia
menempuh jalan tangan kasih-Nya
dan bila kau inginkan yang berbeda
pergilah dan cari yang tak berhingga,,

@ BUNGA KANTIL @

Semerbak wangi aura kehidupan
meluput sebagaimana perjalanan
mengisahkan cerita asa berlandasan
seharum bunga-bunga bermekaran,,

Bernaung segala warna pelangi
memancung mimbar nan terkitari
menguap bunga kantil melekati
seputih lancung berkafan permai,,

Bunga kantil ber'aroma menyengat
tertekur wajah-wajah nan pucat
selang berayun langkan mendekat
berpikul kehidupan nan terpaut,,

Senganga retasan bajak sang takdir
mengharuskan manusia mengetir
seumpama rontok bunga nan gugur
tiada luput pula maut menabur,,

Kematian berhias bunga kantil
sedekat jiwa melekat sakratul
tiada pula manusia nan kekal
hanya sebatas makhluk kecil,,

(_ _) KEMATIAN (_ _)

Genggam bara berkoar alam baka
menyelimuti waruga nan binasa
berlembah kilau surga dan neraka
sepanutan masa hidup didunia,,

Kematian mengekori makhlukNya
sekabar petualang nan usai cerita
penghukuman akhirat tuk manusia
berumbai-umbai nian membara,,

Mendengus sesaat nafas lenyai
kehidupan nan terhapus recai
lonceng kematian lepas bunyi
kala sakratul maut bebas bersemi,,

Tiada satu orang pun nan luput
dari kematian nan kian melekat
seluruh nyawa-nyawa terpaut
tugas sejumlah para malaikat,,

Pencabut nyawa istilah kematian
menuju alam-alam barjah ketentuan
antara surga dan neraka pilihan
bagi manusia nan punya pikiran,,

~*~SANG PEMUJA~*~

Gelora puncak menari asmara
berbalut cinta dari sang pemuja
mengepal damba hati bertahta
iringi singgasana labirin jiwa,,

Bertopeng kesungguhan rasa
segaris hamparan asa tereja
berwangi harum bunga cinta
sedalam laut membiru samudera,,

Luas terbentang teladan nan segan
kepada sebuah petik arti kecintaan
tertulis dilubuk hati tuk perempuan
laksana kecil memanggil keseriusan,,

Berkibar sayap elang tuk menggapai
sang pemuja melintasi warna-warni
tergambar ajaib kanvas kuas pelangi
menerjemahkan bahasa intuisi hati,,

Kala terpikat diri begitu akurat
memburu selekat hati mendekat
berharap lembut dawai memikat
sang pemuja terpaut dan taat,,

^Kuningan Asri^

^^ROMANTIKA^^

Terungkap kata cinta berbahasa rasa mengayomi jiwa melekat tatkala sewangi bunga memberi warna pelangi berjuta mimpi mengeja mengisi kita selayak bahtera indah bernada dawai asmara melangkah bersama menuntun jalanNya yang teramat mulia untuk membina maghligai romantika,,

Seiring dua raga menyatu didunia menuju bahagia yang tercipta gemilang bernuansa kemasyuran ketika terdengar suara syhadu menggema,,

Meriuh sahaja mengisah cerita mengapai rumah tangga abadi serona sinar surya terpancar bercahaya berkat kuasaNya mengharung mesra menyejukkan jiwa kala hati kita berdoa meminta petunjuk esa sedemi merajut asa,,

Walau ada suka dan duka bergulir suka-ria bercakap tawa dan canda semoga kita berdua tercipta bersama selamanya menyala bahtera mengeja asa bersinggasana hakikatNya,,

~¤~JUJUR~¤~

Sesak bukanlah sesak nafas
serasa jantung diremas-remas
ulu hati mengernyit panas
seakan jiwa melayang pupus,,

Badai pusara memaki kedunguan
ombak ganas nan menghanyutkan
tembilang ketenangan dipikiran
sirna diterjang para kekacauan,,

ahhrrg..
Berontak asa menjerit prasangka
berdikte segala perih menyerba
berteriak jiwa meriuh gelagatnya
berhubung nama belum bertahta,,

Jujurlah pada secuil kemujuran
segagah para penegak keadilan
entah itu lelaki entah perempuan
jujurlah selalu pada kejiwa-ragaan,,

Sambut pengerakan tembiar
kala jiwa dan ragaku lapar
pada ucap santun nan jujur
dari bahasa lisan terdengar
kuingin jujur terus berkobar,,

~MANUSIA BERKEDOK BENCANA~

Merandang kelabu sirat debu-debu
memanjat desau tebing risau-merisau
berdesisan abu warna hidup palsu
sisakan pisau belati diujung reveu,,

Mengalun karma tebus dosa-dosa
sepincang kata memecut dirinya
mengelegar atma simbah duka-duka
bila hidup didunia berkedok durjana,,

Berbubuh angin beliung menyemai
kedalam impian serba menyangsai
berjuta umat manusia terantai ngeri
berdasar ketamakan tak terbendungi,,

Debu jalanan bertiup menghempas
atma hingga sampai akhir nafas
melenyai tentang segala tangis
selagi manusia asyik membubus,,

Cekaman duka menari liuk bejana
sedidih gelora panas api neraka
lumerkan sercerca organ diraga
siluet manusia berkedok bencana,,

[*GOTHIC ROMANCE*]

Merengkuh bayang nan melayang
mengapai bintang nan benderang
mengepal gelora atma berdengung
mengikat hasrat hati bergelombang,,

Memancarkan ikatan sua cahaya kalbu
gothic romance lingkari biduk pulau
bersemayam menjerat seluruh hatiku
mambang terbius alunan melodimu,,

Berkidung seri romance memukau
hanyutkan gembala asa menggebu
kiasan malam berbingkai cumbu
lambungkan gejolak nan merestu,,

Berayun dramatis tanpa lenyai dan recai
gothic romance datang menyelingkupi
berdencing lonceng hati berbunyi berani
melangkah kita bersama sesampai mati,,

Berhaluaan segores baja bertahan
memuliakan kisah abadi kegaiban
bermekahan agung nan tersiratkan
kerajaan tuhan meridho keabadian,,

~*~CURAHAN HATI~*~

Menyadur asa mengukir nisan nama
beradat semboyang kita mengeja rasa
mengilhami puisi cinta nan tertata
curahan hati gelimang berkata cinta,,

Tertulis kalimat cinta aku padamu
teriring mengamit rindu mengebu
terucap gelagat bisik suara hatiku
tetaplah berkelebat bersama selalu,,

Menguntai lembaran cerita cinta
jelang kesungguhan abadinya rasa
pedoman kita melangkah bersama
walau aral melintang goyahkan kita,,

Dengarlah sebait nada kesungguhan
tentang curahan hati terhamparkan
ingin merajut benang kebahagiaan
denganmu aku jaga kebersamaan,,

Melukis indahnya muara matamu
mengeja labirin dalam hatimu
memeluk hangatnya tubuhmu
mengenggam jemari tanganmu,,

kupuisikan curahan hati bergema
kemasyuran sejatinya betapa cinta
memanggil panah-panah asmara
menjerat kedua roh dengan setia,,

~_^BELAHAN JIWA^_~

Antara cinta nan berkaca pada rasa
terlihat indah bentuk sosoknya
menuai jelaga belahan jiwa kita
berkembang-mengepal ikatan cinta,,

Kala terlingkari belahan jiwa
menabur benih-benih menyala
kias hati seculas benang asmara
tertanam di antara kita berdua,,

Cinta..engkaulah sosok yg kudamba
seraut wajah muslimah tercipta
tentramkan hati damaikan jiwa
merengkuh sekeranjang kasihNya,,

Genggam erat temali nan terikat
di bawah langit kita melekat
mengibau sekat setajam sabit
sedalam lihat dunia nan terpaut,,

Belahan jiwa datang bersemayam
berikan arti hidupku yg temaram
menghapus kisah-kisah nan kelam
di antara kita berdua yg bermukim,,

Satu cinta satu rasa
dua jiwa dua raga
bernaung dalam cinta
menjadi belahan jiwa
kala menyatu seirama,,

Senin, 15 April 2013

*SELAMAT JALAN SAYANG*


Doa kalbu akan iringi perjalananmu menempuh jalan-jalan kasih sayangku berharap kau baik-baik hingga bertemu kita nanti diruang cinta nan menyatu,, Oh Tuhan,, jagalah dia dalam jarak perjalanan menuju pintu-pintu asa kecintaan lindungi dia dari segala halangan tuk menuju pada ruang kerinduaan,, Selamat jalan sayang rintihku berkata mendoakanmu dalam lafaz doa-doa semoga kilau dzatnya selalu menjaga melindungimu dari mara-bahaya,, Kuketuk pintu cahaya langit kasih berhamparan permadani sejadah mengharu-biru romansa terik putih dalam hati berpanjat doa istirah,, Oh Tuhan,, berklenengan kasihnya denganku tiada pula lenyai ditelan waktu kini dia akan datang tuk bertemu dengan diriku nan selalu menunggu,,

Senin, 08 April 2013

^KUPELUK CINTAMU^

Menari selaksa dansa mendawai jiwa beriring damai kita melangkah seirama selampai cinta pengikat temali dua rasa membasahi bereka pelangi berwarna,,

kupeluk cintamu kubelai rambutmu tergurai indahmu tentramkan diriku tatkala hadirmu hiasi alam cintaku berwenang menyambutmu dimaghligai hatiku,,

berbisik riuh namamu nan terpatri sepadan cerlang indah menghiasi jalur perjalanan cinta mengilhami damai nan menyalur embun pagi,,

menghantar kala kupeluk cintamu berbingkai asmara nan kasmaran menjerat sepanjang nafas mendesau berujung gelora tersirat dikehidupan,,

semerbak wangi cinta bermukim mengarah kepalung hati nan dalam seuntas benang cerita menyublim kita sesampainya siang dan malam,,

kupeluk cintamu...

Minggu, 07 April 2013

^.^BAYANGANMU^.^



Setiap kenangan nan terukir
dimemori takkan pernah pudar
siang-malam bahkan saat tidur
menjelang sekalipun takkan buyar,,

bayanganmu adalah kado istimewa
teruntuk diriku nan mendamba
sosokmu nan begitu mempesona
meski ada jarak waktu diantara kita,,

percayalah bahwa cinta ini lembut
mengusap-membelai rasa nan terpaut
dilengkungnya hati nan ber'amanat
maha bijak-kasih suci dari iradat,,

memanggil segenap bayanganmu
tuk mendiami relung istana hatiku
menghiasinya dengan noktah kalbu
mengurai doa-doa dilafaz waktu,,

berharap dua jiwa saling mendekap
berpeluk mencumbu asa menguap
berbilang bayang nan tak redup
berkala hiasi nurani nan mantap,,

oleh: ^SpK^

Sabtu, 06 April 2013

¤PENYAMBUT CIUMAN¤

Teman seiring dalam sajakku tersepuh pada melagu kisahku tertajamkan dengan sabitmu berbunyi gerisik-mersik tanganmu,,

belai raga demi hangat sang surya tergerai rambut dalam pesta-raja penyambut ciuman letak bibirnya bawa gelas berisi anggur perasa,,

bibir-bibir merah penyambut ciuman berdencing mengalun diantara desahan suara menyanyikan rongga kegairahan bersulang dilandasan taman belaiaan,,

menari seiring rengkuh memegang kerlip bintang berpijar datang membuai sayang terkecup kening berani berjuang rasa nan terkandung,,

memikat ciuman kala tersambut bibir-bibir merah nan tersirat ber'ansur ikat temali menyurat lenyaikan pucat di nyala sabit,,

^SPK^

Jumat, 05 April 2013

_ _PENEGAK HUKUM_ _

Teramat memilukan dinegeri ini tingkat segala keburukan duniawi semua serba mampu dibeli ngeri dimana yg salah tak terantai,,

penegak hukum tidak lagi adil tiada pula mengunakan akal tuk menghakimi orang labil tak ayal cetusan kian tampil berotak jengkal dan dangkal,,

perselisihan memanas dan menggulung kejahatan yg kian berbunyi lulung suatu manikan yg terekam dikening membersitkan kecurangan yg bertandang..

Aah.. dimanakah penegak hukum sejati tanpa membedakan derajat kaki menghukum yg salah dengan jeruji berjiwa ksatria membela negeri,,

hilang semua itu berujung munafik jiwa-jiwa kian terbelenggu tamak mengeryitkan dahi berbungkus kesak demi uang suap nan kian memuncak,,

aaah penegak hukum yg berbalut kelam dihatinya yg hitam,,

Kamis, 04 April 2013

(_ _DIAM DAN BISU_ _)

Diam dan turun langit kelabu
jerit dan gaduh dikota pada bisu
lintas udara klenengan parau keluh
dunia terpisah dari waktu,,

tiada lagi derak roda berputar
tiada lagi cinta nan terdengar
semua seakan bisu menghinggar
desak kelana tuk diam meluntur,,

sejenak diamlah hati lengang
senyap istirah dalam bayang
membatu dan bisu terpandang
cetusan dari polemik nan datang,,

membungkam lisan menghentikan
bertumpahan darah kesenjangan
dari bumi nan kian menghanguskan
baiknya diri diam dalam kebisuan,,

selagi helai nafas berhembus
selama dahaga haus belum pupus
diam dan bisu emas tak terbatas
dari seuntas sabar nan melintas,,

^SPK^ kuningan..

Rabu, 03 April 2013

~¤~DENGARLAH~¤~

Suara bisik para jiwa
beroleh bereka warna terpampang asa digaduhNya
tergelintir suara iblis menggema
kadangkala sesatkan jiwa-jiwa,,

dengarlah kemelut nadir terantai
tangan-tangan hitam bertabir ilusi
bertanduk dikepala nan cerdik nyali
menghembuskan aura serta isi,,

berlaknat suara mulut dan tabiat
bertopeng palsu sejurus menyemu
laut geram pekat capai amanat
titah kuasa kepada iblis menderu,,

membelah kepingan asa nan berai
porandakan hati dan roh jasmani
berbalur irisan belati nan terkecapi
bisik semai suara iblis melingkari,,

dengarlah,, suara gemuruh dendang telinga
panas gersang menghasut kita
untuk memegang api membara
timbulkan jiwa sombong nan ada,,

Selasa, 02 April 2013

** SUATU NAMA **

Akhir nafas menarik dusta hilang tegas meraung suara perih lepas tikam putus asa pun pupus diterjang derita,,

tampak pedih dan sengsara diraut wajah disuatu nama dalam nisan terkorek nyata serbuk keadilan merajalela,,

mengengahkan kata nan dilupa mengingatkan jiwa dalam siksa meliputi raga tergetir atas titahNya masih agung bersuluh keadilanNya,,

suatu nama nan berada didunia biduk besar mengamit kuasa diatas riuh tergenggam semesta pada renda hitam gelap-gelita tiada seterang putih lagi cahaya,,

tergerus waktu nan kian melaknat nun jauh sudah tertulis dan tersirat disuatu nama takdir nan melekat pada diri manusia nan tersesat,,

(_ _THE DARK_ _)

Belaian angin merasuk sukma bayang gelap malam mencerna mengamit mimpi kelam nista bergegar menyambar atma,,

hempas cahaya putih menghilang tenggelam dipuput bayang-bayang kegelapan nan murka berkembang padamarga sesosok orang-orang kafir nan mengejek kuasa agung,,

mengecap dengan dendam luhur para makhluk nan tak berpikir tak ayal sekelumit caya petir membelah bumi nan kian belukar beriring-dering alam terbakar,,

padang bata bersimbah darah gersang tersebab api merah kesumat kegelapan dalam roh membuka jalan menuju alam barjah,,

§KISAH NAN AGUNG§

Girang menerawang pimping kala gemilang senang datang menggulung ombak sayang melayang membuai cemerlang larut bersama selayang pandang,,

mempersunting kisah nan agung berliput mentari,bulan dan bintang terang-menerangi cahya tualang kian berkembang saling berpegang erat julang hampa nan kosong,,

ucap sayang tidak lagi asing cakap pengarang tidak berujung bersyair sewenang-wenang bak angin melayang dan melulung mengecup kening seseorang,,

terombang-ambing jiwa berdengung di lengan kasih kadang merenung bergema panjang suara menggaung terbata bingung berada di jurang gebalau selayang kata berlambang tentang hidup dan cinta nan gersang terkadang girang liputi hati berlapang dada lancung mengajak dan mengenang,,

oh betapa panjang jalan membayang hasrat kian berkurang menerjang degup jantung kalah diusia perang kian terbelakang menunggu tempurung disenja kian matang dan terpanggang,,

¤KIDUNG KEGELAPAN¤

Kita hidup selagi lihat matahari bagai berpadu hidup dan mimpi jelang usia senja nian meninggi tentang tangis dan serba sangsai,,

berhembus angin-angin duka kegilaan hati hitam merajalela berdasar munafik bersinggasana melambungkan raja wisuna,,

bertahtakan kidung kegelapan angkasa kelam selimuti kenuranian resah atma lirik melodi kematian bersemayam sukma kehancuran,,

jalan hidup tinggallah mayat sampai atma dan jasad bercerai hilang dikubur dipuput kabut kegelapan dan masa tragedi,,

diam seribu bahasa raja mimpi tertelan lembah takdir merantai kidung kegelapan tiada jua usai menyenandungkan bencana kini,,

teriak para jalang dalam ngeri derita jalan kehidupan mencaci tersimpan dari watak memaki manusia nan tak kenal peduli,,

>>§YAIR BERDARAH<<

setangkup biduk kecil mengonak berlayar dalam jurang memburuk larut bersamaan pada seisi otak tercium wangi angkara mengontak,,

sebilah pedang pun terhunus mengibarkan perang nan ganas melengking gemuruh bergegas saling membunuh jiwa nan haus,,

akan darah-darah berhamburan disegi-elegi bereka kemarahan berujung tragedi pembunuhan kian tak terkendali dikehidupan,,

tanpa iman tanpa tiada kesabaran panji-panji mengoyak kenuranian jasad-jasad brsemayam dipekuburan isak tangis membuncah dikedalaman,,

menyurut darah diranah basah semut dan cacing intai tubuh nan tak bertuan jiwa dan roh melayang hilang jauh terpisah,,

menyisakan kisah kelam membara segaris coretan berdarah merajalela mencatat kenistaan angkara murka siang dan malam tiada berbeda jua,,

akan kehausan anyirnya darah bagi jiwa nan tersesat arah berbisik iblis menjelma buih kala hitam kalahkan putih,

_SYAIR BERDARAH_

Insafkah kita bila dua-dua dibawah surya memanggang kita siksa tanah merah dan tunggul jerami nan memberkah tahukah kita bila kaki menginjak pasir gersang ia tinggalkan bekas langkah bagai langkahnya darah,,

tahukah kita bila kasih menjulangkan nyalanya dihati kita nan recai dengan siksa putusasa tahukah kita bila padam api nan membakar kita bahwa nanti baranya mesra berasa disenja kita,,

dan hari getir diserbak kematian seakan gugur bunga kemanusiaan bersama wangi darah berhamburan digelimangi kamboja berpamitan,,

langit dan awan curah tangisan cucuran airmata darah menghujan basahi mulut bumi nan rimbun akan segala tipu daya kepalsuan,,

setan-setan tertawa terbahak saksikan hati manusia membusuk terjerumus bisikan nan menjijik membunuh kaumnya serentak hilang nurani tanpa jejak,,

# SYAIR BERDARAH #

Terdampar api kesumat menyala belenggu atma mencumbu bara hardik koar-koar nan merajalela selenting dendam sulut raja wisuna,,

menggulung raga adu sakti kala parang ditengteng panji darah-darah bercipratan dibumi mengobarkan kemelut badai,,

melarung emosi tahta ksatria beradu sakti sepenggal cerita berdarah berkubangan nyawa hasrat penghabisan dari atma,,

argg..membidik lawan bukan kawan sorot mata tajam kian terberanikan menghunus parang tergenggam tangan bergerak berderet dalam pembunuhan,,

bersimbah darah arakan centaur pencabut nyawa sampai ke akar basmi lawan hingga tersungkur mati dan roh pun lenyai pudar,,

derak-derik langkah menyongsong berbalut raja wisuna kemelut nyalang terpuaskan dahaga api gejolak matang darah mendidih dipuncak tempurung,,

{{}} KEKASIH {{}}

Candu-canda melaras semesta cermin wajah bertabir cuaca dibawah alam di nisan atma pelupuk mata siap sedia disana,,

kekasih,,

agar dapat melukiskan hasratku,,

kekasih,,

taruh bibirmu seperti bintang di langit kata-katamu,,

ciuman noktah malam nan hidup mengiringi atma disuatu pelahap pemanis kata tertoreh menguap belantika rasa tak pernah penyap,,

ingatlah kekasih diruang hampa kita bertemu membuka cerita dalam lembaran di jalan cinta menyentuh dan sering bersama,,

menggores warna tinta pelangi disudut seantero netra bermimpi mengenggam lembut jemari memeluk hangat tubuh terkecupi,,

kekasih,,

teramat dalam buai angan menjelma tuk miliki kehadiran akan dirimu yang terindahkan berbingkai agungnya ketulusan,,

kekasih,,

tatap mata ini gelimang rasa mengukir kalbu penuhi atma dalam sanubari berucap doa dipalung hati tersimpan nama,, """KEKASIH"""

_ _GETIH SUNDA_ _

Palanggeran sakecap getih sunda moal leungit nepi ka salawasna saencan dunya rubuh ku zaman ayeuna lebah loba nu ka gurat sangsara,,

lantaran nya'ah asih teu kajaba sewareh hawar-hawar kadengena zaman kiwari geus teu puguh carita bercipratan getih-getih sunda,,

loba jalmana nu eweuh kasieun ka gusti nu maha pangeran abdi hapunten kukecap lisan sareng nyuhunkeun petunjuk kaleuresan,,

sing dimuliakeun getih sunda supados teu aya deui nu sesat kadangu kukecap riung baraya silih heman ku adat istiadat,,

_MANUSIA DURJANA_

Menderu rindang desir berponggah
menjuntai shyadat angkara
merusuh gelombang manusia
durjana meresah mengamit melandai organ tubuh,,

otak-otak jernih hilang terberai pudar dilahap jumawa melingkari lorong-lorong kesumat menyangsai bermandikan pitam atma bara api,,

manusia durjana dahaga darah gejolak hitam mencerna tubuh angkara murka kian merusuh membantai kenuranian kasih,,

beliung angin samudera belantra bermukim di manusia durjana belenggu dari serpihan senja bermakam ngeri remuk cahaya,,

datang bersama belaian angin neraka ditungku panas api nan membara tak kunjung padam atma angkara tembilang dari manusia durjana,,

^o^ SETIA ^o^

S-erasa cinta mendera kalbu
E-lok pita suaranya kian merdu
T-embilang rasa nan memukau
I-inikah cinta nan buat menderu,,
A-danya setia dijiwaku-dijiwamu,,

S-eikat bunga cinta rasuki jiwa
E-ntah apa nan buat aku gila
T-erhadap cintamu nan kupuja
I-ngin rasanya memilikimu seutuhnya
A-tas nama cinta dan hakikatNya,,

S-ekata kita sibak tirai maha-kasih
E-sa dilembah naungan langkah
T-erpijak hati kita setia nan indah
I-ringi ajaran-ajaran rahmat allah
A-langkah indahnya setia mengisah,,

S-etangguh kesabaran nan dimuliakan
E-ja kebersamaan nan diharuskan
T-erhadap dua insan nan ditetapkan
I-khwal dan isiadatnya tuk dipelajarin
A-gar menumbuhkan rasa kesetiaan,,

¤API CINTAKU¤

Gelagak jiwa begitu percaya akan indah cintamu membahana lukis semburat derau tawa-canda menyelingkupi benakku nan ada,,

api cintaku kian bersinar cahaya bersemayam di segenap jiwa bermegah suci nan tak ternoda oleh ingkar ucap janji dan dusta,,

serasa rindu menggebu bara laksana gemuruh deru cinta dera kedalaman hatiku bermuara tahta noktah hidupmu dinda,,

begitu berarti tuk sinari kegelapanku menyalakan lagi cahaya api cintaku ber'ansur-ansur terlihat disampingmu gelagat batin memurni karenamu,,

mengembang buih haru biru senyala api cintaku padamu menyungkup pada perhatianku selekas menuju haribaanmu,,

_ROH ROWORHONTEK_



Bubungan langit hitam mendera
bercucuran air malam nan nista
terisak busur memanah pramata
bangkit dari kubur dan belulangnya,,

roh roworhontek hantui manusia
munafik dari prasangka buruknya
memusnahkan mustika keimananNya
melambungkan jelaga hitam dijiwa,,

kala terapung dalam kesesatan
hilang segala cahaya kenuranian
roh roworhontek kian terpuaskan
bercekikik tawa riang kemenangan,,

lonceng-lonceng bunyi kematian
manusia nan telah dia sesatkan
jasad tanpa nyawa kini terkuburkan
kembali menuju alam ketuhanan,,

berayun melayang roh roworhontek
merasuki hati membodohi benak
kala jiwa kesak dikitari api kecamuk
hilang akal sehat nan menumpuk
ber'recai terusik roh roworhontek,,