Belaian angin merasuk sukma bayang gelap malam mencerna mengamit mimpi kelam nista bergegar menyambar atma,,
hempas cahaya putih menghilang tenggelam dipuput bayang-bayang kegelapan nan murka berkembang padamarga sesosok orang-orang kafir nan mengejek kuasa agung,,
mengecap dengan dendam luhur para makhluk nan tak berpikir tak ayal sekelumit caya petir membelah bumi nan kian belukar beriring-dering alam terbakar,,
padang bata bersimbah darah gersang tersebab api merah kesumat kegelapan dalam roh membuka jalan menuju alam barjah,,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar