Merandang kelabu sirat debu-debu
memanjat desau tebing risau-merisau
berdesisan abu warna hidup palsu
sisakan pisau belati diujung reveu,,
Mengalun karma tebus dosa-dosa
sepincang kata memecut dirinya
mengelegar atma simbah duka-duka
bila hidup didunia berkedok durjana,,
Berbubuh angin beliung menyemai
kedalam impian serba menyangsai
berjuta umat manusia terantai ngeri
berdasar ketamakan tak terbendungi,,
Debu jalanan bertiup menghempas
atma hingga sampai akhir nafas
melenyai tentang segala tangis
selagi manusia asyik membubus,,
Cekaman duka menari liuk bejana
sedidih gelora panas api neraka
lumerkan sercerca organ diraga
siluet manusia berkedok bencana,,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar